Sabtu, 03 November 2018

Pasar Manglayang Rasa Wisata Alam


Hiruk pikuk pasar Manglayang. Dok. Pribadi

    Dikala sang surya masih dalam persembunyiannya. Suasana yang dingin yang sangat menusuk telah menjadi sahabat dan saat orang lain masih bermain dalam mimpinya. Namun, pedagang-pedagang pasar mingguan ini asyik dengan kesibukannya dan memulai aktifitasnya untuk mempersiapkan dagangan.

     Hari minggu pagi dengan suasana mendung bercampur hangat, aku memulai aktifitas dengan olahraga yaitu JJP (jalan-jalan pagi). Di hari weekend ini pasti banyak orang mengisinya dengan berolahraga namun ada juga yang bermalas-malasan karena enggan untuk meninggalkan kasur kesayangannya.

     Kali ini aku berolahraga sembari ke Pasar Manglayang, pasar berlokasi di sekitaran kaki Gunung Manglayang ini memiliki pemandangan yang masih sangat asri. Maka dari itu disini banyak warga yang berbondong-bondong ke pasar ini sekalian jalan-jalan pagi, yah hitung-hitung bisa membuat tubuh kita fresh dan sehat.

Senam Zumba ramaikan suasana pagi pasar Manglayang. Dok. Pribadi

     Disini para pedagang sudah mulai berdatangan sekitar jam 5 pagi dan stanby jam 6 pagi, jadi kamu tidak usah khawatir pas nyampe kesana gak perut kamu udah keroncongan karena disini jajaran makanan nya udah tertata rapi jadi tinggal kitanya deh mau makan yang mana. Saat aku berkeliling pasar ini ada sekumpulan ibu-ibu yang sedang senam zumba, yang pastinya olahraga satu ini bikin sehat.

     Selain jajaran makanan, peralatan dapur, bahan-bahan pokok disini juga sangat lengkap lo dan yang pastinya murah meriah yang menjadi sasaran ibu-ibu. Yang jual barang-barang bekas juga ada, tapi ini bekasnya masih layak dipakai malahan masih seperti baru untuk kualitas lumayan bagus.
Penjual batu akik dan pernak-pernik cincin unik. Dok. Pribadi

     Bunga (21) menyatakan “Disini itu yang dijual aneh tapi ada manfaatnya seperti pembasmi tikus aku aja gak kepikiran ada yang jual yang begituan”. Selain yang diatas, aku menemukan ada beberapa dagangan yang unik seperti ada yang jual hamster kecil yang dibanderol dengan harga 5-10 ribu rupiah. Ada juga jual kelinci yang imut, ada juga yang jual batu akik dan merchandise ala-ala Kpop.

     Ada lagi nih yang bisa memebuat aku bernostalgia di masa Sekolah Dasar yaitu Kelomang, pasti tahu bukan binatang satu ini yang kita tiup binatangnya langsung keluar dari keongnya. Gak nyangka ternyata di zaman yang sudah canggih ini masih ada jual binatang yang biasanya dimainkan dengan lomba adu cepat.

     Oh iya, Pasar Manglayang ini memiliki rute yang menurut aku sangat panjaaang. Untuk mencapai yang paling atas atau puncak dari pasar ini kita harus bersabar. Tapi tenang semua keletihan yang didapat akan terbayar, karena setiba disana kita akan disuguhi alam yang pastinya sangat indah disana kita akan merasakan betapa sejuk dan tenang nya angin segar alami dari kaki gunung ini.

                                   
                       Potret pasar Manglayang dan pemandangan di depannya. Dok. Pribadi


     Setelah di penghujung pasar ini kamu yang kelaparan jangan risau dan khawatir karena disini juga ada jualan makanan, jadi perut kamu tetap dalam keadaan berisi dan kenyang tapi jangan berlebihan ya karena sesuatu yang berlebihan itu gak baik.

Sarapan dengan sate dan nasi hangat, juara! Dok. Pribadi

     Bagi kamu yang mau kesini akses nya sangat mudah kok, karena pasar ini lokasi nya di Jl. Cigagak, Desa Cipadung, Cibiru Bandung (4 km dari Jl. Raya AH. Nasution). Jika kamu mau kesini tapi mager jalan kaki ada alternative lain yaitu dengan memakai ojek, ongkosnya Cuma 7 ribu rupiah. Gimana tertarik untuk kesini?

Rabu, 10 Oktober 2018

Surga Kecil di Pasaman Barat


Untuk pertama kalinya saya akan meceritakan pengalaman saya berwisata di Kabupaten Pasaman Barat, Padang Sumatera Barat. Kalian pasti sudah pada tahu bukan Padang itu dikenal dengan makanan ciri khasnya yaitu Rendang dan tempat wisata seperti Jam Gadang, Pantai Air Manis, Danau Maninjau, dan lain sebagainya.

Nah, kali ini saya akan membahas tempat wisata yang belum banyak diketahui oleh masyarakat luas tapi keindahannya patut diacungin jempol dan juga bisa menjadi tambahan list bagi kalian yang suka traveller.


Pulau Pigago

Ini dia Pulau Pigago yang berlokasi di Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas Kabupaten Pasaman Barat. Pasir putih nan halus dengan perairan yang sangat jernih dan gelombang air laut yang tenang membuat pengunjung dapat menikmati dan bermain di pantai itulah yang menjadi daya tarik dari Pulau Pigago ini. 

Bukan hanya itu saja spot foto yang bagus juga ada lo di sini, cocok buat kalian yang instagramable.




Untuk mecapai Pulau yang indah ini kita harus naik bot di Dermaga atau Pelabuhan Air Bangis, sekitar 50 menit kita sudah sampai deh di Pulau Pigago ini.

Selama perjalanan itu kita akan melalui berbagai Pulau dan juga kita bakalan melewati beberapa kapal besar nelayan yang sedang berlabuh di pinggiran Pantai. Mata Pencarian warga sekitaran Air Bangis ini adalah Nelayan dan Berkebun.

Dermaga atau Pelabuhan

Namun ada keluhan dari para pengunjung terhadap fasilitas yang kurang memadai seperti Toilet dan Mushala yang kurang nyaman bagi pengunjung. Dan juga kurangnya pengelolaan sehingga disaat masa liburan seperti hari lebaran, banyak sampah yang berserakan.

Wulan salah satu pengunjung mengungkapkan, ”sarana dan prasarana nya harus ditingkatkan lagi, mengingat semakin hari pengunjung semakin banyak dan pemerintah daerah harus lebih memfasilitasi pulau ini sehingga pengunjung merasa nyaman."

Warga Air Bangis Zakia juga merasakan hal yang sama dengan Wulan, tidak adanya hangar atau tempat menurunkan dan menaikan penumpang, sehingga harus melompat atau memanjat dari kapal.




Kurangnya kesadaran pengunjung terhadap keadaan sekitaran pantai juga menjadi permasalahan, pengunjung dengan seenaknya membuang sampah sembarangan. Nah, bagi kalian yang mau ke sini jangan lupa buang sampah pada tempatnya ya, agar lingkungan kita tetap sehat.

Begitulah pengalaman perjalanan saya ke Pulau Pigago, meskipun dari daerah pelosok tapi ini membuktikan kalau Indonesia itu Kaya dengan keindahan alam yang tak terduga. Kita sebagai warga Indonesia haruslah melestarikan dan menjaganya.

Pernikahan Tradisi Suku Minang Melayu Air Balam

Ikon ranah minang, by Samsul Muarif Pernikahan Adat  Minang Melayu di Air Balam, Sumatera Barat Mendengar kota Padang pasti terlint...